Kelurahan Gedong Air
Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kabupaten Bandar Lampung
Sejarah Kelurahan Gedong Air

Kelurahan Gedong Air merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung. Nama “Gedong Air” memiliki latar belakang sejarah yang erat kaitannya dengan keberadaan bangunan penampungan air peninggalan masa kolonial Belanda.
Sebelum dikenal dengan nama Gedong Air, wilayah ini dahulu bernama Kampung Gedong Ratu. Pada masa itu, kawasan ini merupakan permukiman masyarakat lokal yang kemudian mengalami perkembangan seiring dengan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah kolonial Belanda.
Sekitar tahun 1905 hingga 1920, pemerintah kolonial Belanda membangun sebuah bangunan beton besar dan kokoh di kawasan Jalan Imam Bonjol. Bangunan tersebut berbentuk seperti benteng dan berfungsi sebagai tempat penampungan air bersih atau reservoir. Air yang ditampung berasal dari wilayah Langkapura dan kemudian dialirkan ke beberapa titik penting di kawasan Tanjungkarang.
Keberadaan bangunan penampungan air ini menjadi salah satu fasilitas penting pada masa itu. Reservoir tersebut dikenal sebagai salah satu sistem penampungan air bersih massal pertama di Tanjungkarang. Namun, pemanfaatannya pada masa kolonial belum dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Pada masa penjajahan, air bersih dari bangunan penampungan tersebut lebih banyak dialirkan untuk memenuhi kebutuhan kantor pemerintahan dan rumah-rumah pejabat Belanda. Sementara itu, masyarakat pribumi biasa belum memiliki akses yang sama terhadap fasilitas tersebut. Kondisi ini menunjukkan adanya ketimpangan sosial yang terjadi pada masa kolonial.
Seiring berjalannya waktu, bangunan besar penampung air tersebut menjadi sangat dikenal oleh masyarakat sekitar. Karena bentuknya yang menyerupai gedung atau benteng serta fungsinya sebagai tempat penampungan air, masyarakat mulai menyebut kawasan tersebut dengan nama “Gedong Air” atau “Gedung Air”.
Sebutan tersebut kemudian melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Nama Gedong Air perlahan menggantikan nama lama Kampung Gedong Ratu dan akhirnya dikenal luas sebagai identitas wilayah tersebut. Hingga kini, nama Gedong Air tetap digunakan sebagai nama kelurahan dan menjadi bagian dari sejarah perkembangan Kota Bandar Lampung.
Sejarah nama Kelurahan Gedong Air tidak hanya menggambarkan asal-usul sebuah wilayah, tetapi juga menjadi pengingat tentang perjalanan sosial dan pembangunan infrastruktur pada masa lalu. Bangunan penampungan air peninggalan kolonial tersebut menjadi saksi sejarah bagaimana sebuah fasilitas publik dapat membentuk identitas suatu daerah.
Dengan demikian, nama Gedong Air lahir dari keberadaan bangunan penampungan air yang ikonik dan bersejarah. Dari sebuah Kampung Gedong Ratu, wilayah ini kemudian dikenal sebagai Gedong Air, sebuah nama yang hingga kini tetap melekat sebagai identitas masyarakat dan kelurahan.

Alimah
20 Juli 2026 17:09:40
Visi misi yang keren semoga selalu sukses dan memberi motivasi...